Review dan Installasi Odoo

Maret 03, 2017


Pada artikel kali ini saya akan me-review mengenai OpenERP atau sekarang yang berubah menjadi Odoo. Dalam artikel ini saya juga akan menjelaskan cara installasi Odoo. Selamat membaca!

OpenERP atau Odoo adalah paket aplikasi bisnis open-source ditulis dengan Python dan dirilis di bawah lisensi AGPL. Digunakan oleh 2 juta pengguna di seluruh dunia [sumber pihak ketiga diperlukan] untuk mengelola perusahaan dari semua ukuran yang berbeda. Komponen utamanya adalah server, 260 modul inti (juga disebut modul resmi) dan sekitar 4.000 modul komunitas.

Odoo atau lebih dikenal sebagai OpenERP sampai Mei 2014. Namanya di ganti karena pada versi 8 menyertakan aplikasi termasuk website builder, e-commerce, point of sale dan bisnis intelijen. Perangkat lunak ini sesuai dengan harapan standar sistem ERP, sambil memberikan modul tambahan di luar cakupan sistem ERP tradisional.

Aplikasi Odoo diatur dalam 6 kelompok:

  • ·         Front-end apps: website builder, blog, e-commerce
  • ·         Sales management apps: CRM, point of sales, quotation builder
  • ·         Business operations apps: project management, inventory, manufacturing, accounting and purchase
  • ·         Marketing apps: mass mailing, lead automation, events, survey, forum, live chat
  • ·         Human Resources apps: employee directory, enterprise social network, leaves management, timesheet, fleet management
  • ·         Productivity apps: business intelligence, instant messaging, notes

Perangkat lunak ini secara aktif diprogram, didukung, dan diselenggarakan oleh OpenERP SA. Odoo mirip dengan banyak proyek open source di mana customize programming, dukungan, dan layanan lainnya juga disediakan oleh sebuah komunitas global yang aktif dan jaringan 500 mitra resmi.

Official application yang ada pada OpenERP/Odoo:

  • ·         Sales Management
  • ·         Purchase Management
  • ·         Customer Relationship Management
  • ·         Project Management
  • ·         Warehouse Management
  • ·         Manufacturing
  • ·         Accounting & Finance
  • ·         Content Management
  • ·         E-commerce
  • ·         Asset Management
  • ·         Human Resource Management
  • ·         Fleet Management
  • ·         Event Management
  • ·         Social Network
  • ·         Point of Sale
  • ·         Knowledge and Document Management
  • ·         Calendar
  • ·         Expense Management
  • ·         Time Tracking
  • ·         Employee Appraisals
  • ·         Manufacturing Resource Planning
  • ·         Portal
  • ·         Employee Directory
  • ·         Address Book
  • ·         Recruitment Process
  • ·         Payroll Management


Arsitektur
Odoo menggunakan Service Oriented Architecture sebagai pola desain arsitektur perangkat lunak.

Arsitektur Aplikasi Web
Versi terbaru dari Odoo (termasuk versi 7) sebagian besar diimplementasikan sebagai aplikasi web. Odoo termasuk aplikasi server / server web (dikenal sebagai Odoo Server) yang berfokus pada logika bisnis ERP, menyimpan data melalui antarmuka dengan database, dan web client untuk akses web browser. Bagian server dan logika bisnis dari Odoo ditulis dalam bahasa pemrograman Python. Aplikasi web ditulis dalam JavaScript.

Modul-Modul
Fitur bisnis yang disusun dalam modul-modul. Modul adalah folder dengan yang strukturnya telah ditetapkan yang berisi kode XML dan Python file. Sebuah modul mendefinisikan struktur data, form, laporan, menu, prosedur, alur kerja, dll … Modul juga dapat mengandung komponen web yang ditulis dalam JavaScript.

Database
Odoo menggunakan PostgreSQL sebagai database management system.

Source code dan kontribusi
Kode sumber Odoo di-host di layanan proyek GitHub hosting, Git distributed revision control system. Dokumentasi dipublikasikan di situs web yang terpisah.

Lingkungan Pengembangan
Pengembangan modul bergantung pada file Python dan file XML. Beberapa logika aplikasi (yaitu alur kerja dan struktur data) dapat diubah melalui antarmuka klien menggunakan mode pengembang.

Kelebihan Odoo :

a. Akses informasi yang dapat dipercaya
b. Multi platform bisa menggunakan sistem operasi windows, MacOS, Linux, dan Android
c. Menghindari redudansi dari pemasukan data dan operasi
d. Mengurangi waktu jeda waktu penampilan informasi dan laporan
e. Pengurangan biaya, penghematan waktu, dan peningkatan kontrol dengan analisis skala enterprise
f. Modul lengkap dan saling terintegrasi

Kelemahan odoo :

a. Program aplikasi Odoo banyak memberikan pilihan konfigurasi, hal ini menyulitkan untuk menentukan cara tertentu/terbaik
b. Odoo dikembangkan oleh komunitas, maka setiap saat program ini banyak mengalami perubahan dan perbaikan

c. tinyERP /Odoo yang dikembangkakn dengan bahasa pemograman Phyton komunitasnya belum banyak sehingga kalau ada masalah sulit mencari informasi.

Berikut adalah penjelasan mengenai cara installasi Odoo : 

1. Klik link berikut ini untuk mendownload Odoo 
2. Setelah selesai men-download ikuti langkah installasi berikut ini 

Pilih bahasa yang ingin digunakan

Klik Next

Pilih I agree

Ganti Username dan Password sesuai yang diingkan

Klik Next

Tunggu Installasi sampai selesai

Klik Next

Klik Finish

Odoo yang dijalankan di browser

Sekian review dari saya mengenai Odoo atau OpenERP dan juga cara installasinya. Terimakasih telah membaca artikel ini. 

You Might Also Like

0 komentar